HSBC Pimpin Fasilitas Sindikasi Sebesar USD 250 Juta Kepada PT Tranportasi Gas Indonesia
 

HSBC Arranges Syndicated Loan Of USD250 Million To PT Transportasi Gas IndonesiaHSBC hari ini mengumumkan pemberian fasilitas sindikasi sebesar USD 250 juta dollar AS kepada PT Transportasi Gas Indonesia (PT TGI), perusahaan pertama di Indonesia yang memiliki bisnis utama penyaluran gas melalui sistem per-pipa-an ke pasar domestik dan internasional. Fasilitas ini akan digunakan PT TGI untuk mendukung pendanaan umum perusahaan, termasuk belanja modal serta pembiayaan kembali sejumlah pinjaman yang telah ada. Fasilitas berupa unsecured loan ini dirancang sebagai fasilitas pinjaman amortisasi berjangka waktu lima tahun dengan pembayaran kembali setiap kuartal. Fasilitas ini sepenuhnya didanai oleh bank-bank onshore sehingga PT TGI tidak terkena kewajiban pembayaran withholding tax.

Total sejumlah 7 bank domestik dan onshore international bank berpartisipasi dalam fasilitas sindikasi ini, dimana HSBC berperan sebagai Mandated Lead Arranger dan Sole Bookrunner. Berperan sebagai Mandated Lead Arrangers lainnya dalam kerjasama ini adalah:  The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd., Cabang Jakarta; PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia; PT ANZ Panin Bank dan PT Bank Mizuho Indonesia. Sedangkan PT Bank Ekonomi Raharja Tbk dan Bank of China Limited berperan sebagai Lead Managers.

Dalam acara penandatangan kerjasama yang diadakan di Jakarta, PT TGI diwakili oleh Presiden Direktur, Irwan Tascha dan Direktur Pengembangan Bisnis, Robert B. Johns Jr., dan sindikasi perbankan yang dipimpin oleh HSBC Indonesia, diwakili oleh Rakesh Bhatia, Chief Executive Officer.

Berkomentar mengenai kerjasama ini, Rakesh Bhatia mengatakan, “Kesuksesan dari kerjasama ini melambangkan kompetensi sekaligus komitmen HSBC dalam mengembangkan dan mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. PT TGI merupakan perusahaan terpandang dalam industri infrastruktur minyak dan gas di Indonesia dan HSBC merasa bangga untuk dapat berkontribusi kepada pertumbuhan perusahaan dengan mengatur fasilitas pendanaan ini, yang merupakan sindikasi terbesar untuk PT TGI sampai dengan saat ini.”

“Meskipun fasilitas ini terbilang besar, namun respon yang diterima dari industri perbankan sangat baik, bahkan terjadi oversubscribed yang cukup signifikan. Hal ini memperlihatkan kepercayaan industri perbankan terhadap kinerja PT TGI,” tambah Rakesh.

Dengan kemampuan penyaluran pinjaman dalam mata uang asing serta proposisi produk dan layanan global yang unggul, serta pemahaman mendalam terhadap pasar domestik, HSBC menawarkan solusi pembiayaan korporasi yang komprehensif bagi nasabahnya di Indonesia. Fasilitas sindikasi ini memperkuat posisi HSBC sebagai arranger dan bookrunner terdepan dalam pengaturan fasilitas sindikasi di Indonesia, bahkan di Asia Pasifik.

***

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan menghubungi:
Devi Kusumaningtyas: +6221 3040 5394/ 0817 9947 935 atau email ke: devikusumaningtyas@hsbc.co.id

Catatan untuk editor:

1.

HSBC Holdings plc

 

HSBC Holdings plc, the parent company of the HSBC Group, is headquartered in London. The Group serves customers worldwide from around 8,000 offices in 87 countries and territories in Europe, the Asia-Pacific region, North America, Latin America and the Middle East. With assets of US$2,418 billion at 30 June 2010, HSBC is one of the world’s largest banking and financial services organizations. HSBC is marketed worldwide as ‘the world’s local bank’.

2.

HSBC in Indonesia

 

HSBC has operated in Indonesia since 1884. It now provides personal financial and corporate banking services through 110 outlets, spread through out 10 major cities: Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Semarang, Solo, Batam, Bogor, Tangerang, and Depok. HSBC is a leading provider of personal financial services, corporate, commercial banking, institutional banking, treasury capital markets and Amanah Syariah services in Indonesia.

3.

PT Transportasi Gas Indonesia (TGI)

 

TGI is a Joint Venture Company which currently 59.87 percent owned by, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, and 40 percent by Transasia Pipeline Company Pvt. Ltd (a consortium company between Petronas International Corporation Ltd, ConocoPhillips Indonesia Holdings Ltd., Singapore Petroleum Company Indo-Pipeline Co. Ltd.  and Talisman Transgasindo Ltd. and 0.13 percent by Yayasan Kesejahteraan Pegawai dan Pensiunan Gas Negara.

TGI currently delivers natural gas as well as operates onshore and offshore gas pipeline system in Sumatera and Batam. The pipelines are more than 1,000 kilometers in length, connecting Grissik to Duri and Grissik to Batam and Singapore, with a total capacity in 2009 averaging 892 million standard cubic feet per day.